Sample Text

Pages

Sunday, October 13, 2013

Bukti Laksamana Cheng Ho Penemu Amerika,Bukan Colombus

Bukti Laksamana Cheng Ho Penemu Amerika Bukan Colombus

Ini yang tertulis dalam sejarah: pedagang asal Genoa, Italia, Christopher Columbus memimpin armada kapal menyeberangi Samudera Atlantik. Ia tiba di 'dunia baru' pada tanggal 12 Oktober 1492.

'Dunia baru' itu yang kemudian disebut Benua Amerika. Meski hingga kematiannya, Columbus yakin benar, ia menemukan rute baru dan berhasil telah mendarat di Asia -- di tanah yang digambarkan Marco Polo.

Namun, sebuah salinan peta berusia 600 tahun yang ditemukan di sebuah toko buku loak mengancam status Columbus sebagai penemu Amerika. Juga menjadi kunci untuk membuktikan bahwa orang dari Negeri China yang pertama menemukan benua itu.

Dokumen tersebut konon berasal dari suatu ketika di Abad ke-18, yang merupakan salinan peta 1418 yang dibuat Laksamana Cheng Ho, yang menunjukkan detil 'dunia baru' dalam beberapa sisi.
Klaim bukti bahwa laksamana China memetakan Belahan Bumi Barat (Western Hemisphere) lebih dari 70 tahun sebelum Columbus, adalah salah satu klaim yang dimuat penulis Gavin Menzies dalam buku barunya, 'Who Discovered America?', yang diluncurkan jelang Hari Columbus tahun ini.
"Kisah tradisional bahwa Columbus menemukan 'dunia baru' adalah fantasi belaka," kata dia seperti dimuat Daily Mail, 8 Oktober 2013.
Ia bahkan yakin, Columbus memiliki salinan peta Cheng Ho saat mengarungi samudera menuju Amerika.

Menzies juga mengatakan, armada megah kapal China yang dipimpin Cheng Ho berlayar di sekitar daratan Amerika Selatan, 100 tahun sebelum Ferdinand Megellan -- orang pertama yang berlayar dari Eropa ke Asia, orang Eropa pertama yang melayari Samudra Pasifik, dan orang pertama yang memimpin ekspedisi yang bertujuan mengelilingi bola dunia.

Lebih jauh lagi, Menzies mengklaim, pemukim pertama Belahan Bumi Barat tidak berasal dari 'Jembatan Selat Bering', tapi pelaut China yang pertama melintasi Samudera Pasifik sekitar 40 ribu tahun lalu.

Ia juga menulis, penanda DNA membuktikan Indian Amerika dan pribumi lainnya adalah keturunan para pemukim dari Asia.
Bukti Peta
Klaim bahwa Cheng Ho menemukan Amerika, bukan kali ini saja diungkap Menzies. Ia pernah mempublikasikannya tahun 2002 lalu. Bedanya, di buku terbarunya, ia menyertakan salinan peta yang ditemukan seorang pengacara di Beijing, Liu Gang di buku loak -- yang ia klaim memperkuat teorinya.

Ia bersikukuh, peta itu jelas-jelas menunjukkan sungai dan perairan di Amerika Utara, demikian juga dengan daratan Amerika Selatan.

Sebelumnya, si penemu peta, Liu mendapatkan pengakuan dari balai lelang Christie's bahwa dokumennya kuno -- dari Abad ke-18, bukan palsu.

Dari peta itu, Menzies juga berkonsultasi dengan tim sejarawan yang menganalisa tulisan yang tertera di sana. Lalu, ia menyimpulkan, peta itu aslinya dibuat pada masa Dinasti Ming -- periode pemerintahan di China yang berlangsung tahun 1368-1644.
Salah satu wilayah dari peta, diyakini Menzies mengacu pada Peru. "Di sini orang-orang mempraktekkan agama Paracas. Di sini juga orang-orang mempraktekkan pengorbanan manusia," demikian ujar dia dalam bukunya.

Menzies menambahkan, apalagi ada banyak istilah China yang digunakan di sejumlah kota dan wilayah di Peru. Dalam peta kuno Peru, misalnya, ada istilah 'Chawan' -- tanah yang disiapkan untuk disemaikan dan 'Chulin' yang artinya kayu atau hutan.


Pemukim dari Asia
Menzies tak diakui sebagai sejarawan dan bukan lulusan universitas ternama. Dia adalah bekas serdadu di kapal perang milik Angkatan Laut Inggris. Tapi, ia bukan amatiran.

'Who Discovered America?' adalah buku keempatnya di mana ia berusaha menulis kembali sejarah dalam kaca mata Timur.

Namun teori-teorinya yang 'pro-Asia' tidak diterima oleh komunitas akademik. Pada 2008, profesor sejarah University of London, Felipe Fernandez-Armesto mengatakan, buku Menzies sekelas buku kisah hidup Elvis Presley yang dijual di supermarket atau kisah hamster alien.

Debut Menzies dimulai pada 2002 lalu dalam bukunya, '1421: The Year China Discovered the World' -- yang menyebut Laksamana Ceng Ho mencapai Eropa dan Afrika, juga melintasi Samudera Pasifik, ke Belahan Bumi Barat.
Dia mengklaim Cheng Ho tak hanya menemukan dunia baru pada 1421, tapi meninggalkan koloni di sana. Armadanya juga berlayar di sekitar ujung Amerika Selatan - melalui Selat Megellan sekitar Teluk Meksiko dan sampai Mississippi .

Sementara dalam buku barunya, Menzies fokus pada teori tentang orang Asia yang berhasil sampai ke Amerika Utara dan Selatan jauh sebelum Cheng Ho. "Setidaknya 40 ribu tahun lalu," tulis dia. Dari laut.

Kebanyakan ilmuwan percaya bahwa manusia pertama menghuni Belahan Bumi Barat sekitar 13.000 sampai 16.500 tahun yang lalu.

Teori universal di kalangan para akademisi adalah, manusia tiba di 'dunia baru' dengan menyeberangi 'Jembatan Selat Bering' -- lewat tanah menghubungkan antara Asia dan Amerika Utara.

"Semakin saya berpikir tentang teori Bering Straight, makin terasa konyol," kata Menzies. Menzies mengatakan ide bahwa manusia mampu menyeberangi Samudra Pasifik di masa sekitar 40 ribu SM tak sedramatis kedengarannya.

"Jika Anda masuk ke bak mandi plastik, arus juga akan membawa Anda ke sana," kata dia. "Kuncinya ada pada arus." Jadi, siapa penemu benua Amerika?

Saturday, October 12, 2013

Hacker Indonesia berhasil membobol data rahasia CIA tentang rencana penyerangan AS Ke RI

Hacker indonesia berhasil membobol data rahasia CIA tentang rencana penyerangan AS ke RI

Seorang hacker kebangsaan indonesia berhasil membobol data rahasia CIA tentang rencana penyerangan AS kepada NKRI
apabila diterjemahkan kira-kira begini…….WASPADA!!!!!
Dokumen itu adalah laporan CIAkepada Pentagon yang sejatinya akan diteruskan ke Gedung Putih. Menurut dokumen tersebut, Sebenarnya setelah Irak, Indonesia akan jadi sasaran berikutnya.
Tapi intel-intel CIA yang lebih dulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa bila AS menyerang Indonesia, maka Perang akan sangat mahal dan AS akan banyak mengalami kerugian.
Untuk lebih jelasnya, berikut nukilan isi Dokumen tersebut yang telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa indonesia :

kepada
Yth. kepala Staf Gabungan
Jenderal Richard Myers
Tembusan: Direktur CIA
Rencana Penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi. Mengingat mahalnya Biaya yang akan timbul dari Peperangan tersebut.
Berikut Data-Datanya :
Begitu memasuki Perairan Indonesia, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk Senjata Api dan Peralatan Perang tampa surat izin dari Pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan “Uang Damai”. Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak.
Kemudian bila kita mendirikan Base Camp Militer, Bisa ditebak di sekitar Base Camp pasti akan dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral Celana Dalam Rp 10.000 dapat 3.
Belum lagi para Pengusaha komedi putar yang bakal ikut mangkal di sekitar Base Camp juga.
Kemudian kendaraan Tempur serta Tank-tank lapis baja yang diparkir dekat Base Camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar.
Jika dua jam pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar oleh Pemerintah AS jika kendaraan Tempur harus parkir Sebulan atau lebih dari setahun seperti di Irak sekarang ini.
Belum lagi Pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur DKI Jakarta untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu akan sangat mulus karena salah satu Komisaris di sebuah Perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah Mantan Pejabat Tinggi.
Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi Base Camp, kita harus menghadapi para “Pak Ogah” yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang memutar.
Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap.
Dari Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran.
Suatu kerepotan besar jika rombongan Pasukan harus berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
Belum lagi jika di jalan bertemu Polisi yang sedang swipping, sudah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk Polantas-polantas itu.
Itu baru Polantas, Pak Myers. Belum Petugas DLLAJ. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. kendaraan-kendaraan dan tank-tank itu kan belum di kir.
Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di Daerah lain. Kita harus melewati Jembatan Timbang milik DLLAJ juga. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.
Di Base Camp Militer, Tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari Dinas kesehatan. Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.
Dan Pagi harinya Pasukan tidak akan bisa mandi karena di sungai banyak di lalui “Rudal Kuning” yang ditembakkan penduduk setempat dari “Flying Helicopter” alias wc terapung di atas sungai.
Pasukan AS juga tidak bisa jauh- jauh dari peralatan Perangnya, karena di sekitar Base Camp sudah mengintai Pedagang besi loakan yang siap mempereteli Peralatan Perang canggih yang kita bawa. Kurang Waspada sedikit saja saja, tank Abraham kebanggaan kita bakal siap dikiloin.
Belum lagi para Curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya yang akan merebut jip-jip Perang kita yang kalau di dempul dan di cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil curian ranmor di Cinangka. Atau dijual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan di sekitar Menteng (dekat kedutaan Besar kita).
Peralatan telekomunikasi kita juga harus dijaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan itu.
Dan yang lebih menyedihkan lagi, Badan Pasukan AS akan jamuran karena tidak bisa berganti pakaian. Soalnya, kalau nekat menjemur pakaian dan tidak waspada sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di pasar Jatinegara di lapak-lapak pakaian bekas.
Dan kita juga harus membayar sewa tanah yang digunakan untuk Base Camp kepada Haji Husin, Haji Mamat, Engkong Jai dan lain-lain, para pemilik tanah di sini.
Di samping itu, ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu 1×24 jam dan harus izin RT/RW dan kelurahan setempat. Bayangkan, berapa meja yang harus kita lalui dengan Amplopan. Apalagi, Pasukan AS suka membawa Cewek.


Membayangkan ini semua, kami mewakili Intel CIA di lapangan merekomendasikan kepada AS untuk meninjau ulang rencana Penyerangan ke Indonesia.


Sejarah Presiden Kennedy Dibunuh Karena Hutang Dengan Indonesia

Sejarah Presiden Kennedy Dibunuh Karena Hutang Dengan Indonesia

Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.

Perjanjian "The Green Hilton Memorial Agreement" di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963

Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai "salah satu" harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.

Perjanjian itu bernama "Green Hilton Memorial Agreement Geneva". Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.

Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.

Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.

Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.

Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.


Asal Mula Perjanjian "Green Hilton Memorial Agreement"


Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.

Quote:
Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.

Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.

Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.


Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.

Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.

Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFK yang memberi kuasa penuh kepada Departemen keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)

Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.

Quote:
Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement. Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.
Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Philipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai Ribuan Trilyun Dollar… (bisa untuk membayar utang Indonesia dan membuat negri ini makmur dan sejahtera)?

Sudah ada yg bisa mencairkan mandat dari Pak Soekarno ?

Wednesday, September 18, 2013

7 Kebiasaan Yang Dilakukan Oleh Orang Sukses





Sahabat Inspirasi, -Pernahkah bertanya-tanya mengapa Bill Gates atau Steve Jobs bisa menjadi begitu kaya dan membeli apa saja?
Semua hasil yang dinikmati orang-orang hebat dan ternama itu bukan datang secara instant lho. Kata orang, salah satu kunci kesuksesan adalah melakukan beberapa kebiasaan-kebiasaan yang baik. Dan, para pesohor yang sukses, selalu melakukan ketujuh hal ini sebelum meraih kesuksesannya.

Bangun pagi
Ingin sukses? Ya harus bangun pagi. Jangan buang waktu dan terlambat dalam segala hal. Anda harus tahu semua hal lebih awal daripada orang lain. Banyak kok orang hebat yang berusaha bangun lebih pagi untuk sekedar mencari informasi dan membaca berita-berita update tentang hal yang terjadi di sekitar. Mereka menambah informasi dan pengetahuan demi sebuah hasil yang kelak akan dipetiknya.

Ada passion dalam profesi
Bekerja bukan hanya sekedar mengemban tanggung jawab dan menyelesaikan sebuah hal sesuai dengan job desc. Tetapi bekerja haruslah disertai dengan passion yang akan membantu membawa seseorang pada suatu tingkat yang ingin ia capai.

Networking itu penting
Selalu kembangkan networking di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Anda harus tetap ramah dan low profile. Rangkul semua orang yang baru saja Anda kenal, karena Anda tak akan pernah tahu kapan Anda akan membutuhkan mereka.

Pengetahuan sumber kekuatan
Apabila Anda berhasil bangun pagi dan meluangkan waktu lebih banyak lagi, jangan sia-siakan dengan berleha-leha dan hanya sekedar menikmati sarapan pagi. Kuncinya adalah membaca dan membaca. Cari tahu banyak hal tanpa terkecuali.
Karena pengetahuan adalah hal yang sangat penting, maka jangan enggan untuk belajar hal-hal baru dan melunakkan keras kepalanya Anda. Serap informasi dari mana saja dan tampung untuk kemudian dipilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.

Mengatur waktu
Tak ada orang sukses yang bekerja serampangan dan tanpa disiplin waktu. Semua orang sukses tahu benar bagaimana memanfaatkan waktu, dan sangat menghargai waktu. Untuk itu, pastikan Anda punya schedule tersendiri yang akan membantu Anda mengatur waktu dan melakukan banyak hal tanpa terlewatkan.

No pain, no gain
Tak ada keberhasilan yang diraih tanpa pernah jatuh dan terluka terlebih dahulu. Setiap orang yang sukses pasti pernah menghadapi kegagalan. Dan sebaiknya menghadapi kegagalan tersebut haruslah dengan sikap yang legawa serta mau belajar dari kegagalan.

Perfeksionis
Sudah selayaknya seseorang yang ingin sukses selalu menjadi sosok yang perfeksionis. Ia akan menginginkan segala hal berjalan dengan sangat baik dan nyaris sempurna. Ia benar-benar berusaha agar semuanya tidak ada yang terlewat dan sampai gagal.

Tidak sulit kan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda pada puncak kesuksesan di atas?


Saturday, September 14, 2013

Kisah Pengusaha Sukses dari Modal Nol


Sahabat Sukses – Pernahkah anda membayangkan seorang tukang sapu yang bekerja membersihkan jalanan dari sampah dan dedaunan. Atau pernahkah anda membayangkan seorang tukang kuli bangunan yang harus bekerja banting tulang menghadapi panasnya terik sinar matahari demi menafkahi keluarga. Tentu saja anda tidak pernah melirik orang seperti ini.
Tapi pernahkah anda berpikir orang seperti yang tersebut di atas kini menjadi seorang pengusaha sukses yang memiliki omset hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Mungkin anda akan terkagum-kagum atau cuma bisa melohok melihatnya.
tri-sumono
Tri Sumono
Begitulah yang terjadi pada Tri Sumono yang kini lewat perusahaan CV 3 Jaya, ia mengelola banyak cabang usaha,  antara lain, produksi kopi jahe sachet merek Hootri, toko sembako, peternakan burung, serta pertanian padi dan jahe. Bisnis lainnya, penyediaan jasa pengadaan alat tulis kantor (ATK) ke berbagai perusahaan, serta menjadi franchise produk Ice Cream Campina.
Dari berbagai lini usahanya itu, ia bisa meraup omzet hingga Rp 500 juta per bulan. Pria kelahiran Gunung Kidul, 7 Mei 1973, ini mengaku tak pernah berpikir hidupnya bakal enak seperti sekarang. Terlebih ketika ia mengenang masa-masa awal kedatangannya ke Jakarta. Mulai merantau ke Jakarta pada 1993, pria yang hanya lulusan sekolah menengah atas (SMA) ini sama sekali tidak memiliki keahlian.
Ia nekat mengadu nasib ke Ibu Kota dengan hanya membawa tas berisi kaus dan ijazah SMA. Untuk bertahan hidup di Jakarta, ia pun tidak memilih-milih pekerjaan. Bahkan, pertama bekerja di Jakarta, Tri menjadi buruh bangunan di Ciledug, Jakarta Selatan. Namun, pekerjaan kasar itu tak lama dijalaninya. Tak lama menjadi kuli bangunan, Tri mendapat tawaran menjadi tukang sapu di kantor Kompas Gramedia di Palmerah, Jakarta Barat.
Tanpa pikir panjang, tawaran itu langsung diambilnya. “Pekerjaan sebagai tukang sapu lebih mudah ketimbang jadi buruh bangunan,” jelasnya.Lantaran kinerjanya memuaskan, kariernya pun naik dari tukang sapu menjadi office boy. Dari situ, kariernya kembali menanjak menjadi tenaga pemasar dan juga penanggung jawab gudang.
Pada tahun 1995, ia mencoba mencari tambahan pendapatan dengan berjualan aksesori di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Saat itu, Tri sudah berkeluarga dengan dua orang anak. Selama empat tahun Tri Sumono berjualan produk-produk aksesori, seperti jepit rambut, kalung, dan gelang di Jakarta. Berbekal pengalaman dagang itu, tekadnya untuk terjun ke dunia bisnis semakin kuat. “Saya dagang aksesori seperti jepit rambut, kalung, dan gelang dengan modal Rp 100.000,” jelasnya.
Setiap Sabtu-Minggu, Tri rutin menggelar lapak di Stadion Gelora Bung Karno. Dua tahun berjualan, modal dagangannya mulai terkumpul lumayan banyak. Dari sanalah ia kemudian berpikir bahwa berdagang ternyata lebih menjanjikan ketimbang menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan. Makanya, pada tahun 1997, ia memutuskan mundur dari pekerjaannya dan fokus untuk berjualan.
Berbekal uang hasil jualan selama dua tahun di Gelora Bung Karno, Tri berhasil membeli sebuah kios di Mal Graha Cijantung. “Setelah pindah ke Cijantung, bisnis aksesori ini meningkat tajam,” ujarnya.
Tahun 1999, ada seseorang yang menawar kios beserta usahanya dengan harga mahal. Mendapat tawaran menarik, Tri kemudian menjual kiosnya itu. Dari hasil penjualan kios ditambah tabungan selama ia berdagang, ia kemudian membeli sebuah rumah di Pondok Ungu, Bekasi Utara. Di tempat baru inilah, perjalanan bisnis Tri dimulai.
Pengalaman berjualan aksesori sangat berbekas bagi Tri Sumono. Ia pun merintis usaha toko sembako dan kontrakan. Sejak itu, naluri bisnisnya semakin kuat. Saat itu, ia langsung membidik usaha toko sembako. Ia melihat, peluang bisnis ini lumayan menjanjikan karena, ke depan, daerah tempatnya bermukim itu bakal berkembang dan ramai. “Tapi tahun 1999, waktu saya buka toko sembako itu masih sepi,” ujarnya.
Namun, Tri tak kehabisan akal. Supaya kawasan tempatnya tinggal kian ramai, ia kemudian membangun sebanyak 10 rumah kontrakan dengan harga miring. Rumah kontrakan ini diperuntukkan bagi pedagang keliling, seperti penjual bakso, siomai, dan gorengan. Selain mendapat pemasukan baru dari usaha kontrakan, para pedagang itu juga menjadi pelanggan tetap toko sembakonya. “Cara itu ampuh dan banyak warga di luar Pondok Ungu mulai mengenal toko kami,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, naluri bisnisnya semakin kuat. Tahun 2006, Tri melihat peluang bisnis sari kelapa. Tertarik dengan peluang itu, ia memutuskan untuk mendalami proses pembuatan sari kelapa. Dari informasi yang didapatnya diketahui bahwa sari kelapa merupakan hasil fermentasi air kelapa oleh bakteri Acetobacter xylium. Untuk keperluan produksi sari kelapa ini, ia membeli bakteri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogor. “Tahap awal saya membuat 200 nampan sari kelapa,” ujarnya.
Sari kelapa buatannya itu dipasarkan ke sejumlah perusahaan minuman. Beberapa perusahaan mau menampung sari kelapanya. Tetapi, itu tidak lama. Lantaran kualitas sari kelapa produksinya menurun, beberapa perusahaan tidak mau lagi membeli. Ia pun berhenti memproduksi dan memutuskan untuk belajar lagi.
Untuk meningkatkan kualitas sari kelapa, ia mencoba berguru ke seorang dosen Institut Pertanian Bogor (IPB). Mulanya, dosen itu enggan mengajarinya karena menilai Tri bakal kesulitan memahami bahasa ilmiah dalam pembuatan sari kelapa. “Tanpa sekolah, kamu sulit menjadi produsen sari kelapa,” kata Tri menirukan ucapan dosen kala itu.
Namun, melihat keseriusan Tri, akhirnya sang dosen pun luluh dan mau memberikan les privat setiap hari Sabtu dan Minggu selama dua bulan. Setelah melalui serangkaian uji coba dengan hasil yang bagus, Tri pun melanjutkan kembali produksi sari kelapanya. Saat itu, ia langsung memproduksi 10.000 nampan atau senilai Rp 70 juta. Hasilnya lumayan memuaskan. Beberapa perusahaan bersedia menyerap produk sari kelapanya. Sejak itu, perjalanan bisnisnya terus berkembang dan maju.
Demikian kisah motivatif tentang Tri Sumono yang membuktikan bahwa dengan ketekunan dan kerja keras pasti bisa meraih setiap apa yang di impikan dan cita-citakan. Semoga kisah di atas bisa menjadi sebuah isnpirasi bagi kita semua. (WS/PP)

Terlahir dan kemudian pada akhirnya akan mati merupakan sebuah perjalanan yang panjang namun sebenarnya sangat singkat. Manusia dilahirkan ke dunia tentunya dengan tujuan agar ia dapat menyembah kepada tuhan yang diyakininya. Dunia merupakan tempat manusia mengukir diri mereka agar kelak menjadi bekal yang kemudikan akan di bawanya di tempat peristirahatannya yang terakhir. Sehingga menjalani kehidupan di dunia tentu haruslah dipergunakan dengan baik-baiknya.

Dalam menjalani kehidupan, tidak hanya motivasi yang mereka yang selalu berfikir positif yang terdapat dalam benak seseorang, melainkan pula ketakutan seseorang dengan apa yang dijalani dan apa yang dimilikinya pula. Secara garis besar, terdapat beberapa hal yang secara keseluruhan membuat banyak orang atau mayoritas orang yang ada di dunia takut dengan beberapa hal ini. Lantas hal-hal apa saja yang menjadi ketakutan terbesar seseorang dalam kehidupannya? Berikut terdapat lima hal yang menjadi ketakutan terbesar banyak orang didalam kehidupannya di seluruh dunia, antara lain :

5. Miskin

5. Miskin oleh SegiEmpat
Seseorang yang dahulu berada dalam kondisi yang miskin dalam waktu yang cukup lama kemudian mampu untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik cenderung membuat banyak orang yang pernah mengalaminya menjadikan kondisi miskin yang pernah dilaluinya dulu menjadi suatu hal yang sangat menakutkan. Pernah miskin adalah fase berat yang pernah dijalani seseorang sehingga membuat mereka amat sangat takut untuk kembali pada posisi terbawah dalam kehidupannya. Sehingga tak heran jika berusaha mencari ataupun melakukan berbagai usaha yang positif yang dapat menghasilkan menjadi cara terbijak manusia agar terhindar dari kondisi yang miskin dalam kehidupannya. Peniaphobia merupakan istilah disaat seseorang memiliki ketakutan yang kuat pada kemiskinan.

4. Kehilangan Orang-orang Terdekat yang Disayangi

4. Kehilangan Orang-orang Terdekat yang Disayangi oleh SegiEmpat
Keberadaan orang-orang terdekat yang dapat kita sayangi dan juga memberikan kasih sayang disetiap saat jelas menjadi hal yang sangat penting dalam menjalani dan menunjang kehidupan menjadi lebih membahagiakan. Namun, disaat Anda kembali mengingat bahwa kehidupan nantinya mutlak akan memiliki batas akhir. Maka banyak orang yang kemudian tidak rela disaat orang-orang terdekat mereka terenggut dari kehidupannya. Perceraian, pepisahan ataupun kematian adalah beberapa hal yang dapat membuat seseorang menjadi terbatas ataupun kehilangan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya. Orang tua, keluarga, sahabat, kekasih ataupun pasangan adalah bagian dari kehidupan seseorang yang kemudian membuat banyak orang takut kehilangan salah satu diantara mereka. Rasa cinta yang besar pada merekalah yang kemudian menjadi motivasi dan spirit bagi banyak orang dalam membawa kehidupannya meraih apa yang yang ingin dicapainya.

3. Ditolak

3. Ditolak oleh SegiEmpat
Setiap manusia tentu ingin mendapatkan lingkungan yang dikelilingi dengan orang-orang  yang dapat memberi kasih sayang terhadap dirinya. Bahkan sebagian orang menjadikan panilaian atau pengakuan orang lain menjadi hal yang membuatnya ketergantungan. Ketakutan menjadi seseorang yang tertolak dalam lingkungan yang kemudian nantinya dikucilkan masuk dalam salah satu dari lima hal yang menjadi ketakutan terbesar banyak orang di dunia.

2. Kegagalan

2. Kegagalan oleh SegiEmpat
Selain kematian, hal kedua yang menjadi katakutan terbesar setiap manusia dalam menjalani kehidupannya yang telah memiliki sejuta rencana yaitu kegagalan. Melakukan sesuatu hal tentunya akan membawa dua resiko ataupun konsekuensi dari hal tersebut. Sukses dan gagal merupakan dua kemungkinan yang akan diperhadapkan seseorang dengan apa yang dilakukannya. Hal inilah yang kemudian banyak orang lebih memilih bertahan dalam zona nyaman yang telah dimilikinya dan tidak berani untuk mengambil resiko untuk mengagapai kesuksesan yang akan jauh mampu dimilikinya jika ia mau berusaha dan mencobanya tanpa pantang menyerah. Atychiphobia merupakan istilah ketakutan manusia pada kegagalan dengan apa yang menjadi harapan terbesar dalam hidupnya

1. Kematian

1. Kematian oleh SegiEmpat
Terlahir dan nantinya akan mati merupakan kedua fase yang pasti akan tentu dan mutlak di alami setiap manusia di muka bumi ini. Banyak orang yang terlahir dan kemudian membuat mereka menjadi takut untuk sampai pada fase akhir dalam perjalan hidupnya. Harta yang berlimpah, jabatan yang luar biasa, hingga apapun yang dibanggakan pada akhirnya membuat dirinya meninggalkan apa yang sudah ada dalam genggamannya di dunia. Tak heran jika kematian menjadi salah satu dari ketakutan terbesar banyak orang di dunia. Mati menjadi fase yang membuat banyak manusia belum siap untuk menerima panggilan sang pencipta. Thanatofobia merupakan salah satu jenis ketakutan yang dirasakan oleh manusia terhadap akhir dari kehidupannya atau kematian.



Banyak orang mengira, sukses adalah milik mereka yang pintar. Namun mereka yang selalu berusaha keras dan tak mudah putus asa ini membuktikan bahwa orang bodoh dan tak sempurna juga dapat meraup kesuksesan. Penasaran dengan cerita lengkapnya? Berikut ulasannya. Semoga menginspirasi.

1. Adam Khoo

foto adam khoo oleh unik segiempat
Sewaktu kecil, pria asal Singapura ini merupakan fans berat games dan televisi. Hari-harinya selalu dihabiskan dengan duduk di depan televisi atau bermain games di play station selama berjam-jam. Di sekolah, ia dikenal sebagai anak yang bodoh. Bahkan saat dirinya telah memasuki tingkat keempat di sekolah dasar, ia terpaksa harus dikeluarkan dari sekolahnya lantas harus masuk ke sekolah dasar berkualitas terburuk di Singapura. Malang tak dapat ditolak, sebab Adam kembali ditolak oleh SMP terbaik di Singapura dan terpaksa harus masuk ke SMP terburuk di sana. Perkembangan akademiknya yang buruk kian membaik karena ia sangat terpacu untuk berubah setelah teman-temannya mencemooh dirinya. Dan kesuksesan itu lantas mengantarkannya menuju gerbang keberhasilan dalam dunia bisnis.
Usianya masih menginjak 26 tahun saat Adam mulai menuai kesuksesan di dunia bisnis. Bahkan pendapatannya mencapai USS 20 juta per tahun. Diam-diam ternyata Adam telag memulai bisnisnya ketika usianya masih 15 yahun. Saat itu ia tengah melakonu bisnis music box. Ia kembali merambah bisnis training dan seminar hingga akhirnya saat usianya telah menginjak 22 tahun, Adam dikenal sebagai trainer tingkat nasional di Singapura. Jangan salah, sebab klien-kliennya merupakan para manager perusahaan-perusahaan ternama di Singapura. Adam juga mendapatkan penghasilan sebesar USS 10.000 per jam sebagai trainer.

2. Aristotle Onassis

Foto Aristotle Oleh Unik SegiEmpat
Anak orang kaya ini juga dikenal sebagai anak yang bodoh dan suka mencari masalah. Ia juga kerap menduduki peringkat terbawah di kelasnya. Maka tak heran jika beberapa sekolah sampai mengusirnya karena sikap buruknya tersebut. Tetapi, walaupun nilainya selalu buruk, Aristotle memiliki jiwa berdagang yang sangat baik hingga akhirnya ia dapat menjadi seorang milyuner.

3. Thomas Alva Edison

Foto Thomas Oleh Unik SegiEmpat
Suatu hari, Tommy kecil—panggilan Thomas Alva Edison—yang agak tuli dan bodoh itu baru saja pulang dari sekolah sambil membawa sepucuk surat dari gurunya. Ia kemudian memberikan surat tersebut pada ibunya, Nancy Edison. Dalam suratnya, guru Tommy menjelaskan bahwa Tommy adalah anak yang sangat bodoh. Karena itu pihak sekolah meminta Nancy untuk mengeluarkannya dari sekolah. Nancy sangat terkejut saat mengetahui isi surat tersebut. Ia kemudian bertekad untuk mendidik dan mengajar Tommy dengan tangannya sendiri dan ingin membuktikan pada semua orang jika buah hatinya bukanlah anak bodoh.
Siapa sangka jika Tommy yang agak tuli dan bodoh itu sekarang justru kita kenal sebagai salah satu ilmuwan jenius yang berhasil menemukan bola lampu yang sangat berguna bagi kehidupan umat manusia setelah melakukan lebih dari 5.000 eksperimen. Ibunya lah yang membuat mata dunia sadar bahwa Thomas Alva Edison yang hanya mengenyam pendidikan selama tiga bulan itu adalah seorang anak yang jenius.

4. Chris Gardner

Foto Chris Gardner Oleh Unik SegiEmpat
Chris Gardner telah ditinggal oleh istri tercintanya, kehilangan tempat tinggal, ditangkap polisi, bahkan kesulitan membayar tagihan kreditnya. Parahnya, ia juga bukan orang berpendidikan tinggi yang mampu memiliki segalanya. Namun siapa sangka dengan perjuangan kerasnya, kini Chris justru berubah menjadi seorang milyuner, motivator, pengusaha dan filantropis. Bahkan Chris juga memiliki sebuah perusahaan pialang saham bernama Gardner Rich & Co.

5. Ludwig Van Beethoven

Foto Ludwig Oleh Unik SegiEmpat
Siapa sangka jika seorang wanita penderita sipilis ternyata mengandung seorang komponis terkenal Ludwig Van Beethoven? Bahkan saat usianya menginjak dua puluhan, Beethoven telah menunjukkan tanda-tanda ketuliannya. Namun keterbatasannya tersebut tak membuat komponis yang dikenal dengan 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang sangat menakjubkan, musik vocal, musik teater, dan lainnya ini menyerah begitu saja dengan hidupnya.

6. Louis Braille

Foto Louis Braille Oleh Unik SegiEmpat
Buta bukanlah akhir dari hidup manusia. Dan hal itu dibuktikan oleh penemu huruf Braille yang sangat mendunia, Louis Braille. Braille telah mengalami kerusakan pada salah satu matanya saat usianya baru menginjak 3 tahun. Saat itu, Braille tanpa sengaja menikam matanya sendiri dengan sebuah alat pembuat lubang yang ia temukan di dalam perkakas kerja ayahnya. Braille juga kehilangan satu matanya lagi akibat sympathetic ophthalmia. Namun kebutaan tak membuatnya menyerah. Ia justru berhasil membantu banyak orang buta di dunia dengan menciptakan abjad Braille.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More